Rabu, 11 September 2013

Uji Mimis Lokal Bagian 2: Observasi Profil dan Kemasan

Pada seri posting Uji Mimis Lokal kali ini saya akan membuat catatan mengenai profil masing-masing mimis buatan Indonesia yang memiliki hidung dome. Pada bagian 1 saya telah mencatat mengenai dimensi dan berat dari mimis yang telah berhasil saya kumpulkan dari kota saya. Sekedar mengingatkan, latar belakang seri posting ini adalah untuk mengetahui atau lebih tepatnya mencari mimis berkualitas baik yang bisa dibandingkan dengan kualitas mimis impor sebagai persiapan apabila terjadi kenaikan harga barang impor akibat pelemahan nilai tukar mata uang Rupiah.
Untuk posting kali ini terasa sulit membuat catatan dengan keterbatasan sarana yang ada. Saya tidak memiliki kamera digital yang cukup baik kemampuannya dalam menangkap obyek jarak dekat. Hasil pengambilan gambar terbaik yang saya miliki justru hanya dari kamera ponsel saya. Semoga saja laporan kali ini bisa tetap bermanfaat buat saya dan pembaca.

Koleksi Mimis .177" Buatan Indonesia. A. MS Gay; B. BWS Superdome; C. BWS MD; D. BWS Master Dome E. Sharp Ram Jet; F. Elephant Black Sniper; G. Elephant Match Maximum; H. Monster Dome; I. Target; J. RWS New Black Sniper; K. Beeman Super X; dan L. JSB Exact RS ditampilkan sebagai pembanding.
Pada postingan kali ini saya tidak akan menampilkan kembali data dimensi dan berat yang saya dapatkan dari postingan sebelumnya. Rupanya saya sudah diprotes oleh sahabat saya yang juga seorang "silent reader" karena terlalu banyak memasukkan unsur statistik. Jadi supaya dia tidak semakin pusing langsung saja kita tampilkan...



MS GAY

Kesan pertama setelah melihat mimis ini adalah saya sangat terganggu dengan namanya. Entah suatu akronim atau memang dimaksudkan seperti itu, namun rasanya memberi nama produk yang kontra imej adalah suatu kesalahan. Belum lagi tagline yang diusungnya sangat bernuansa kuno. "Always These Pellets Your Rifle Last Longer." Seperti membayangkan tagline pada produk perusahaan kopi atau tembakau jaman kolonial. Belum lagi sampel mimis yang serba penyok, tidak rapi, dan penuh debu keputihan akibat proses oksidasi. Tidak terbayang akurasi yang akan dihasilkan oleh mimis ini nantinya.
Fakta lain yang mengejutkan ialah mimis ini memiliki rok yang sangat lebar (4.95 mm) disertai dengan ketebalan rok yang cukup berisi (0.80 mm). Terbayang sulitnya mendorong mimis ini ke dalam laras. Belum lagi desain hidung yang tidak jelas apakah dimaksudkan sebagai suatu wad-cutter ataukah dome.
Entah kenapa penjaga toko lebih merekomendasikan mimis ini dibandingkan produk Sharp. Menurutnya bahan pembuatnya lebih lunak dari pada milik Sharp. Ya, mungkin masuk akal bila dilihat dari warna keputihan akibat proses oksidasi yang menyerang mimis ini. Proses oksidasi biasanya disebabkan karena timah tidak mendapat campuran bahan lain yang bertindak sebagai pengeras atau tanda tidak diberikannya lapisan pelindung luar.
Maaf, tapi secara umum saya tidak tertarik dengan mimis ini.

BWS SUPERDOME

Wah, Apa pula ini? Tampilan kemasan yang meyakinkan sebagai kemasan versi ekonomis RWS Superdome. Lucunya, si pelayan toko-pun baru sadar bila logo RWS di atas tulisan Superdome mestinya dibaca sebagai BWS. Sebagai perbandingan saya masukkan juga kemasan dan mimis asli RWS Superdome buatan RUAG Ammotec GmbH. Melihat gambar di atas tidak sulit buat kita melihat mana produk yang asli. Jadi saya harap kita mengerti maksud keprihatinan kesimpulan sementara saya pada postingan kemarin.

BWS MD

Saya sebenarnya  sangat terganggu dengan yang namanya barang tiruan. Walaupun kali ini tidak ada produk spesifik yang ditiru, tapi ilusi citra yang diciptakan melalui kemasan yang bertuliskan berbagai bahasa asing sama saja membuat saya kesal. Apalagi seolah-olah mimis ini dibuat oleh perusahaan Jerman.
Namun untuk produk yang satu ini saya cukup takjub karena berdasarkan hasil pengukur berat pada postingan sebelumnya, didapatkan hasil cukup konsisten pada angka 10.21 grain. Terlepas dari finishing yang penuh debu keputihan juga, secara umum hasil akhirnya cukup rapi dan tidak banyak bagian yang penyok pada sampel yang saya miliki. Menarik untuk dicoba dalam group-shot test.

BWS MASTER DOME

Sudah pasti bukan dari RWS. Namun yang perlu saya koreksi yaitu komentar saya mengenai produk dari pabrikan BWS ini. Sebelumnya saya berkomentar mungkin saja Master Dome dan MD lahir dari cetakan yang sama namun melalui proses penyortiran. Sehingga BWS MD lahir sebagai produk unggulan dikarenakan dimensi dan bobotnya yang lebih seragam dan Master Dome dimaksudkan sebagai keranjang sampahnya.
Setelah saya mencermati lagi perbedaan kedua produk ini, tampaknya kedua produk ini memiliki desain yang berbeda. Pada BWS Master Dome ini bagian rok-nya lebih cembung, memiliki panjang keseluruhan yang lebih panjang 0.5 mm, diameter rok lebih pendek 0.15 mm, dan tebal rok lebih tipis 0.05 mm. Namun siapa yang menjamin bahwa kedua produk ini dihasilkan dari pabrik yang sama.

SHARP RAM JET

Mungkin inilah salah satu produk yang paling terkenal di Indonesia. Mengusung merk yang memproduksi senapan angin terlaris di Indonesia, Sharp ikut bermain juga di pasar mimis. Ada beberapa produk mimis yang ditawarkan. Tapi yang saya temui untuk profil hidung dome di kota saya hanyalah Ram Jet ini.
Saya terkesan dengan kilau produk ini yang tidak terganggu oleh debu keputihan hasil oksidasi timah. Namun kualitas finishing produk ini bisa dikatakan mengecewakan. Bentuknya yang jauh dari apa yang ditampilkan di kemasan, banyak cacat maupun penyok dan ketidakrapian hasil cetakan, dan bahkan keseragaman berat antar mimisnya pun sangat berantakan. Saya memberi catatan agak keras karena saya berharap lebih dari nama besar Sharp untuk kualitas produknya.

ELEPHANT BLACK SNIPER

Elephant mungkin nama yang tidak asing di telinga atau mata hobiis senapan angin tanah air. Beberapa produk aksesori seperti peredam dan reciever, populer di pasaran dan dalam situs jual beli perlengkapan senapan angin. Bila nama Elephant itu pula yang memproduksi mimis ini, maka saya ikut senang dengan keberaniannya dalam meramaikan dunia mimis dalam negeri. Mungkin desain mimis ini dipengaruhi oleh desain mimis berat dari Korea.
Namun di postingan ini selain menampilkan profil mimisnya, saya juga mau membuat catatan pribadi mengenai kualitas pengerjaan akhirnya. Mimis ini sendiri dilapisi suatu pelapis berwarna hitam. Mungkin saja ini suatu campuran minyak dan bubuk grafit yang berfungsi sebagai pelindung dari oksidasi. Dan mungkin saja dari situlah nama Black Sniper ini didapatkan.
Catatan juga untuk keseragaman bentuk mimis yng masih banyak ketidakrapian dan cacat.

ELEPHANT MATCH MAXIMUM

Saya agaknya cenderung tertarik dengan sesuatu yang bernuansa match. Tidak terkecuali dengan tulisan "match" pada mimis keluaran Elephant ini (tulisan "Match Maximum" berada di dinding samping kemasan). Dari tulisan match ini saya mengharapkan produk yang akurat dan konsisten karena diperuntukan untuk keperluan field target ataupun tembak siluet. Secara umum penampilan mimis ini menjanjikan hal tersebut. Finishing yang relatif seragam dan rapi sangat mengundang untuk segera dicoba. Belum lagi mimis ini menggunakan pelapis berbasis grafit yang meningkatkan penampilannya seperti layaknya mimis impor. Saya sampai menyangsikan bahwa produk ini lahir dari pabrik yang sama seperti yang membuat mimis Black Sniper di atas, karena perbedaan kualitas akhirnya.
Tapi rupanya keberanian menuliskan berat mimis sebesar 8.5 grain sedikit merontokkan kepercayaan saya terhadap produsen mimis ini. Lihat posting sebelumnya untuk mengerti maksud saya.

MONSTERDOME

Satu-satunya hal yang menarik dari mimis ini hanyalah kemasannya. Produsen mimis ini cukup kreatif dengan menyuguhkan kemasan tembus pandang yang berbeda dari yang lain. Mengenai mimisnya sendiri saya tidak begitu terkesan karena banyak ketidakseragaman bentuk dan berat, serta belum lagi tebal rok yang cukup berisi.

TARGET

Inilah jagoan saya. Mungkin sudah sewajarnya pada kondisi terdapat banyak kompetitor di mana kita tidak tahu mana yang terbaik, kita akan mulai meraba-raba siapa yang layak menjadi juaranya. Tapi saya pikir saya punya beberapa alasan untuk percaya mimis ini akan menjadi mimis yang terbaik. Finishing yang rapi dan seragam, desain rok yang tipis dan dalam, dan harga jual yang tinggi buat saya adalah suatu nilai lebih. Belum lagi keberanian produsen untuk menciptakan merek dagang sendiri dan mendaftarkannya pada Kementrian Perindustrian dan Perdagangan. Adalah bukti keseriusan produsen mimis ini terhadap produknya. Namun apakah asumsi saya terbukti? Kita tunggu saja hasil group test nanti.
Catatan tambahan, usaha produsen mimis ini untuk melindungi barangnya dari copycat cukup serius. Dimulai dari kemasan berjendela plastik hologram dan peringatan bertuliskan "AWAS! Mimis Palsu Teliti Sebelum Membeli" di bagian lipatan dalam. Entah apa memang sudah ada usaha pemalsuan atau sekedar psikologi dagang.

RWS NEW BLACK SNIPER

Kemasannya yang terang-terangan mencantumkan perusahan distributor Amerika dan diklaim diproduksi oleh pabrikan amunisi Jerman warisan Alfred Nobel jelas membuat saya gemas. Dalam riset on-line saya bahkan tidak pernah menemukan adanya hubungan RWS dengan Dynamit Nobel dalam produksi mimis senapan angin pada saat ini.
Profil mimis ini terbilang unik. Kepalanya memiliki profil hidung seperti wad-cutter dan memiliki double ring. Bagian roknya relatif amat panjang, lurus, dan cukup tebal. Inilah mimis terpanjang yang saya miliki saat ini. Banyak kecacatan yang ditemui dan mimis ini. Mimis ini mendapatkan campuran minyak kehitaman sebagai pelapis yang menyebabkan warna mimis ini menjadi kehitaman juga.
Saya tergelitik dengan penamaan mimis ini. "New" Black Sniper apakah berhubungan dengan Black Sniper keluaran Elephant seperi yang saya catat sebelumnya?

BEEMAN SUPER X

Satu lagi mimis yang mencantumkan nama perusahaan besar di kemasannya. Dalam riset on-line, sekali lagi, saya tidak menemukan fakta bahwa Beeman pernah mengeluarkan jenis mimis ini. Satu alasan yang membuat saya skeptis terhadap produsen mimis ini.
Namun saya terkesan dengan kualitas mimis ini. Pengerjaannya begitu rapi dan beratnya begitu konsisten. Seolah-olah mengingatkan pada kualitas mimis H&N Sports Barracuda yang diusung Perusahaan Amerika Beeman, sebagai mimis Beeman Kodiak. Cukup meyakinkan bila produsen ini suatu saat mengklaim perusahaan Beeman telah mengadopsi mimis ini dalam jajaran produknya.
Ditunjang juga dengan dimensi kemasan yang berbeda dengan produk sejenis di tanah air dan penampilan kemasannya yang lebih elegan, serta harga jual yang relatif lebih tinggi, rasanya saya tidak sabar untuk mencoba kualitas mimis ini.


Sebagai penutup di posting kali ini, saya mau meminta maaf kepada para produsen dan pengguna fanatik mimis di atas apabila saya dalam membuat catatan terbuka ini terdapat kata-kata dan asumsi yang menyinggung. Saya tahu dari berbagai forum tanah air, telah banyak yang telah membuat record dan capaian yang berkesan menggunakan mimis tersebut di atas.
Untuk kaum skeptis seperti sahabat saya, mungkin sudah tidak sabar untuk menantikan postingan mengenai group test mimis ini. Tapi sabar dulu karena pada postingan berikutnya masih ada hal membosankan yang saya akan ulas dalam catatan saya. Pada postingan berikutnya saya akan mencatat kecepatan dan energi yang dihasilkan dari mimis ini pada senapan saya. Bagaimana materi dan desain mimis-mimis ini bereaksi terhadap energi yang dihasilkan oleh senapan saya sehingga saya dapat mempertimbangkan keamanan penggunaan jangka panjangnya pada laras senapan saya.
Bagi yang telah menggunakan salah satu atau beberapa mimis di atas boleh berbagi pengalaman di sini. Terbuka untuk masukan dan pertanyaan. Semoga berguna.

Bagian 3 Kemanan bagi Laras
Posting Komentar