Kamis, 31 Oktober 2013

Reparasi: Bongkar Senapan Sharp Tiger Long Barrel

Membuat catatan pekerjaan yang sudah semakin rutin dikerjakan adalah pekerjaan yang membosankan dan tidak menggairahkan lagi. Tapi saya berusaha selalu mengingat waktu beberapa bulan ke belakang saat saya masih tidak tahu caranya melucuti senapan saya dan benar-benar berterima kasih untuk para penulis yang bersedia meluangkan waktu membuat dokumentasi tentang bongkar senapan angin. Lagipula, sering kali saya masih kehilangan peta pikiran untuk membayangkan bagaimana komponen-komponen dalam senapan angin ini saling berhubungan. Jadi membuat catatan ini diharapkan akan berguna bagi kami suatu waktu nanti.
Artikel ini dipublikasikan sebagai catatan pelengkap bagi kami setelah kegiatan ganti laras yang dilakukan sahabat saya sebelumnya. Ada cukup gambar yang dia ambil untuk dipisah menjadi dua topik yang berbeda penekanannya. Cukup namun tidak terlalu lengkap juga sehingga saya masih harus merampok gambar dari blog TS Sisno Jibril untuk melengkapi gambaran umum membongkar senapan Sharp Tiger Long Barrel ini.
Untuk melengkapi istilah pada bagian-bagian ini dan aplikasinya saat kami hendak berbelanja nanti, saya gunakan kode penomoran yang saya ambil dan publikasikan dari posting saya sebelumnya (atau secara khusus dalam link ini).





1. Untuk membongkar senapan Sharp Tiger ini, kami memulai dari bagian belakang dengan melepaskan unit popor. Sebenarnya langkah paling pertama adalah melepaskan visier belakang yang mudah dikerjakan dan pada gambar ini sudah dikerjakan oleh sahabat saya. Untuk melepaskan popor kami cuma harus mengendurkan sekrup yang terletak di bagian depan pelindung picu (ditandai lingkaran biru). Sedangkan untuk melepaskan pelindung picu (no 59) kita melepaskan sekrup yang berada di belakang pelindung picu itu (ditandai lingkaran merah).




2. Setelah itu kami beranjak ke depan dengan melepaskan unit visier depan yang merangkap sebagai cincin pemegang laras dan penutup unit tabung pompa. Lepaskan bagian ini dengan mengetuk keluar dua buah pasak yang terdapat di unit tabung pompa (no 2 dan 16). Untuk pasak 16 terdapat sebuah klip penahan (16B) yang harus dilepaskan terlebih dahulu. Gunakan batang pendorong yang bisa berupa paku ataupun sekrup untuk mengetuk kedua pasak ini dengan palu.

Sebelah kiri pasak 2 dan sebelah kanan pasak 16 yang memiliki klip penahan (16B).

Gunakan batang pendorong seperti sekrup ini untuk mengetuk pasak. Diambil dari http://sisno-jibril.blogspot.com/2012/07/bongkar-sharp-ace-deluxe.html

3. Setelah kedua pasak tersebut dilepaskan, kita dapat mendorong penutup tabung depan ini dengan batang pendorong (sebaiknya terbuat dari kayu). Diameter batang pendorong ini harus bisa memasuki sela-sela tempat unit engkol pompa bergerak.

Diambil dari http://sisno-jibril.blogspot.com/2012/07/bongkar-sharp-ace-deluxe.html. Gambar di atas hanya sebagai ilustrasi, bentuk keseluruhan unit visier depan Sharp Tiger akan berbeda.

4. Setelah penutup tabung depan kita lepaskan kita akan menemui piston (seher) pompa bagian depan (no 17). Dorong perlahan sampai kita menemukan pasak lainnya (no 23) di lubang pasak nomor 16. Dorong keluar pasak ini dengan bantuan batang pendorong tadi.

Diambil dari http://sisno-jibril.blogspot.com/2012/07/bongkar-sharp-ace-deluxe.html

5. Setelah pasak 23 berhasil dikeluarkan, maka kita dapat mengeluarkan unit engkol pompa dan mendorong unit piston pompa dengan menggunakan batang kayu pendorong ke arah depan.

Diambil dari http://sisno-jibril.blogspot.com/2012/07/bongkar-sharp-ace-deluxe.html

6. Setelah unit visier depan dapat dilepaskan maka kita bisa melepaskan selubung (srombong/kondom/penutup) laras. Yang membedakan unit visier Sharp Tiger Long Barrel dengan versi standarnya adalah jarak visier dari penutup tabung depan yang lebih panjang sekitar 10 cm.

Unit visier depan, pasak nomor 2 dan 16, selubung laras, sisa senapan yang belum dilepaskan, unit piston pompa bersama pasak nomor 23, dan unit engkol pompa.


7. Sekarang kita beranjak ke bagian belakang. Untuk melepaskan unit picu kita melepaskan silinder 62 dan ring 62A (ditandai merah). Silinder ini berfungsi untuk menahan unit popor dengan unit tabung pompa. Silinder ini difiksasi ke unit tabung pompa dan unit picu dengan sekrup (no 61). Dan untuk melepaskan penutup tabung belakang kita perlu melepaskan sekrup yang ditandai lingkaran hijau.


8. Setelah unit picu dapat dilepaskan, kita dapat membongkar unit picu ini. Dorong keluar pin yang menahan picu yang ditandai dengan lingkaran hijau.

Untuk melepaskan grendel (bolt), kita perlu melepaskan sekrup yang terletak di atas unit receiver (ditandai lingakaran merah).

Unit picu setelah dibongkar. Pin berfungsi sebagai sumbu bagi picu (hubungan ketiga komponen ini ditandari dengan lingkaran hijau). Bagian bawah picu yang berbentuk seperti paruh bangau akan menekan per dan menyebabkan picu kembali ke posisi depan setelah ditekan ke belakang.

9. Setelah penutup tabung belakang berhasil dilepaskan. Kita dapat mengeluarkan beberapa komponen inti dari mekanisme pelepasan udara tekan dari senapan ini.

Komponen sistem pelepasan udara tekan. A. As pentil (35A); B. Bumper Plate (36B); C. Valve Spacer (39); D. Exhaust Valve Spring (37); E. Cylinder End Plug (40); dan F. Tutup tabung belakang beserta sekrup-nya.

10. Setelah komponen tersebut kita lepaskan, maka kita bisa mendorong keluar unit tabung kompresi menggunakan batang pendorong. Gunakan batang pendorong dari bahan yang tidak menggores. Dorong ke arah belakang.

Diambil dari http://sisno-jibril.blogspot.com/2012/07/bongkar-sharp-ace-deluxe.html

Posisi unit tabung kompresi (ditandai merah) terhadap komponen pelepasan udara tekan setelah dilepaskan dari unit tabung pompa.

11. Setelah tabung kompresi dapat dilepaskan. Kita dapat membuka tabung ini dari penutupnya dengan cara memutar tutup tabung berlawanan dengan arah jarum jam.

Tabung kompresi setelah dilepaskan. A. Tutup tabung/valve guide (25); B. o-ring (32); C. o-ring (30); D. Packing Stopper (31, versi sebelumnya menggunakan desain ring yang terbuat dari kuningan); E. Inlet Spring (29); F. Inlet Valve Ball (28); G. Seat Packer Bush (27); H. Tabung kompresi (24); dan I. o-ring (33).

12. Untuk melepaskan tabung pompa dari unit receiver kita perlu melepaskan sekrup yang terletak di depan lubang tempat plat "L" (45B).


Unit tabung pompa setelah dilepaskan dari unit receiver. O-ring penghubung transfer port (34) dan sekrup yang tadi dilepaskan diperlihatkan di sini.

13. Bila ingin dilanjutkan dengan melepaskan laras, maka kita perlu merebus unit receiver dalam air mendidih selama 5-10 menit. Hal ini dilakukan untuk kepentingan mengganti laras.


14. Untuk menyatukan kembali bagian-bagian senapan jangan lupa memberi pelumas ulang sesuai sifat dan peruntukan bagian senapan. Perhatikan urut-urutan pemasangan supaya tidak ada bagian yang tertinggal saat perakitan.

Gemuk atau stempet yang digunakan sahabat saya untuk melumasi bagian yang bergesekan dari unit tabung pompa dan unit piston pompa. Hasilnya tidak berapa lama terjadi kebocoran pada seal/o-ring tabung kompresi.

15. Semoga berguna. Terbuka untuk masukan dan pertanyaan.

Posting Komentar