Bagian 1 Cara Memegang Senapan (Steady Hold)
Artikel Terkait Menembak dengan Visier (Iron Sight)
Pada artikel ini saya akan melanjutkan catatan saya mengenai topik marksmanship. Setelah mengenal cara memegang senapan dengan baik, langkah berikutnya dalam praktek dasar menembak tepat adalah membidik. Bagi para penembak, kegiatan membidik adalah suatu hal yang otomatis dikerjakan. Apalagi pada masa sekarang saat pilihan alat bidik berbasis lensa sangat melimpah dan tersedia murah. Rasanya tidak ada kesulitan berarti bagi penembak pemula sekalipun untuk melakukan proses membidik dengan mudah dan tetap menghasilkan grouping yang rapat. Begitu pula saya. Sampai saya memiliki beberapa jenis senapan dan menemukan bahwa beberapa di antaranya cukup sulit untuk dikuasai.
Dalam proses membidik, penembak berusaha meluruskan pandangan matanya terhadap alat bidik dan sasaran yang dilihatnya (rifle-sight alignment). Dalam pernyataan yang saya kutip ini terkandung berbagai komponen yang terlibat yaitu mata, alat bidik dan sasaran. Proses membidik ini akan sulit dikuasai tanpa menguasai dasar lainnya yaitu pegangan senapan.
Untuk mengetahui kesulitan yang bisa timbul dalam usaha membidik, tentunya saya harus memulai untuk mengetahui karakteristik masing-masing komponen yang terlibat. Pada artikel terkait sebelumnya, saya telah menyinggung mengenai komponen alat bidik. Dalam artikel ini saya akan coba menggali lebih dalam tentang komponen mata.
Sebagian besar artikel ini saya ambil sebagai tulang punggung artikel saya dengan ungkapan terima kasih yang tak terhingga untuk para kontributor dari http://www.usashooting.org/ Silahkan untuk mempelajarinya sendiri untuk pengalaman dan masukan yang lebih lengkap.
Artikel Terkait Menembak dengan Visier (Iron Sight)
Pada artikel ini saya akan melanjutkan catatan saya mengenai topik marksmanship. Setelah mengenal cara memegang senapan dengan baik, langkah berikutnya dalam praktek dasar menembak tepat adalah membidik. Bagi para penembak, kegiatan membidik adalah suatu hal yang otomatis dikerjakan. Apalagi pada masa sekarang saat pilihan alat bidik berbasis lensa sangat melimpah dan tersedia murah. Rasanya tidak ada kesulitan berarti bagi penembak pemula sekalipun untuk melakukan proses membidik dengan mudah dan tetap menghasilkan grouping yang rapat. Begitu pula saya. Sampai saya memiliki beberapa jenis senapan dan menemukan bahwa beberapa di antaranya cukup sulit untuk dikuasai.
Dalam proses membidik, penembak berusaha meluruskan pandangan matanya terhadap alat bidik dan sasaran yang dilihatnya (rifle-sight alignment). Dalam pernyataan yang saya kutip ini terkandung berbagai komponen yang terlibat yaitu mata, alat bidik dan sasaran. Proses membidik ini akan sulit dikuasai tanpa menguasai dasar lainnya yaitu pegangan senapan.
| Ilustrasi kelurusan penglihatan terhadap visier dan sasaran. |
Untuk mengetahui kesulitan yang bisa timbul dalam usaha membidik, tentunya saya harus memulai untuk mengetahui karakteristik masing-masing komponen yang terlibat. Pada artikel terkait sebelumnya, saya telah menyinggung mengenai komponen alat bidik. Dalam artikel ini saya akan coba menggali lebih dalam tentang komponen mata.
Sebagian besar artikel ini saya ambil sebagai tulang punggung artikel saya dengan ungkapan terima kasih yang tak terhingga untuk para kontributor dari http://www.usashooting.org/ Silahkan untuk mempelajarinya sendiri untuk pengalaman dan masukan yang lebih lengkap.



