Setelah berhasil mendapatkan
grouping di bawah 10 mm pada jarak 20-30 meter menggunakan Sharp Ace saya, saya mulai kehilangan tantangan dalam menembak target. Okelah, saya sudah bisa secara konsisten menembak secara akurat dengan menggunakan
rifle scope. Tapi mau ke mana visi menembak saya? Saya hanya baru menembak dengan cara termudah. Hanya duduk, menyandarkan senapan saya, mengintip rifle scope dan menekan picu setenang mungkin.
Crosshair dan pemandangan ekstra besarlah yang terutama membantu saya. Bagaimana posisi saya di hirarki dunia menembak target? Hanya berada di tingkat terendah.
Sampai senapan saya yang kedua (ketiga tepatnya) datang.
Springer yang membuat saya ngeri untuk menempatkan rifle scope murahan saya. Ngeri karena hentakan
recoil-nya yang katanya bisa merontokkan dalaman rifle scope yang tidak didesain memenuhi
grade recoil. Kekhawatiran bahwa minimal saya tidak akan mendapatkan titik acuan yang tepat kerena titik
zero yang berubah-ubah akibat kocokan pada scope ini.
Setelah saya melihat melihat visier belakang HW 77 saya, timbul ketertarikan saya untuk menggunakan visier ini. Bagaimana perancang senapan ini meluangkan perhatiannya untuk merancang visier yang begitu kokoh dan memberi banyak pilihan
notch. Lalu saya kembali membuka
tool box saya dan melihat bagaimana visier bawaan Sharp Ace saya masih rapi tak tersentuh namun berkarat sejak pertama kali saya menebus senapan ini. Visier belakang yang berupa lubang (
peep sight). Ternyata saya telah memiliki banyak pilihan untuk mengeksplorasi dunia menembak dengan visier. Kenapa tidak saya coba? Bukannya penembak terbaik tingkat olimpiade bahkan tidak memerlukan lensa di antara mata dan sasarannya. Kembali teringat komentar mertua saya saat saya sedang berlatih "Wah, Kalau pakai tele sih gak ada tantangannya." Seruan yang dulu saya anggap lalu karena merasa penembak jaman dulu tidak mengenal riflle scope dan hanya bisa bersikap sinis.
Baiklah, mungkin saya terlalu cepat melangkah di dunia menembak dan kehilangan dasar-dasar terpentingnya. Bagaimana cara penembak mula-mula menembak tanpa rifle scope dan menciptakan sejarah. Bahkan cara yang sama masih terpelihara sampai sekarang sehingga tidak ada cabang olah raga menembak resmi (kecuali
field target) yang mengijinkan menggunakan rifle scope. Mundur dan kembali belajar dari dasar adalah tantangan saya berikutnya. Dan bahkan sementara ini saya tidak perlu khawatir untuk menebus rifle scope baru untuk senapan HW 77 saya.
 |
| Visier belakang Weihrauch HW 77 tipe blade sight dengan berbagai pilihan notch. |