Setelah chronograph saya datang, sudah waktunya membuat evaluasi terhadap apa yang sudah saya kerjakan. Sejauh ini Sharp Ace lawas saya sudah melalui berbagai ubahan baik dalam tema restorasi maupun modifikasi. Untuk menyegarkan ingatan, saya telah melakukan ubahan pada senapan angin saya yaitu mengganti per dengan per Misumi, terpaksa mengganti transfer port karena kebodohan yang saya lakukan menyebabkan kebocoran pada bagian ini, dan melakukan pemolesan laras untuk mengatasi permasalahan akibat proses re-bluing. Baiklah, tanpa panjang lebar lagi, inilah laporan saya.
Menggunakan Prochrono Digital
Saya menggunakan ProChrono Digital yang diletakkan 20 cm dari mulut laras (muzzle). Saya mengumpulkan data pada pukul 11.00 siang dalam kondisi langit berawan. Sebelum melakukan pengumpulan data, saya pastikan dulu alat saya berfungsi dan kondisi senapan cukup hangat dengan melakukan 5 tembakan dengan mimis. Hasilnya ya, alat ini dapat bekerja (syukurnya).
Menggunakan Prochrono Digital
Saya menggunakan ProChrono Digital yang diletakkan 20 cm dari mulut laras (muzzle). Saya mengumpulkan data pada pukul 11.00 siang dalam kondisi langit berawan. Sebelum melakukan pengumpulan data, saya pastikan dulu alat saya berfungsi dan kondisi senapan cukup hangat dengan melakukan 5 tembakan dengan mimis. Hasilnya ya, alat ini dapat bekerja (syukurnya).


