Jumat, 26 September 2014

Benjamin 397: Suatu Prolog

Pada blog kali ini saya mulai menulis tentang senapan-senapan yang dulu pernah populer di Indonesia. Karena komunitas saya kini bertambah luas dan semakin sering menemukan senapan-senapan lawas, mungkin sudah waktunya bagi saya untuk mempelajari sejarah dan memperkaya khasanah pengetahuan saya mengenai senapan angin. Khususnya pada senapan angin lawas.
***
Ceritanya saya berhasil memboyong senapan Benjamin Sheridan 397 PA beberapa waktu lalu. Senapan ini memikat hati saya lebih karena sejarah produksinya yang panjang dan penuh warna. Mempelajari sejarah produksinya sendiri lebih menarik lagi dari pada sekedar menembakkan senapan ini. Mengapa saya kurang suka menembakkannya? Seperti diakui oleh Robert Beeman dalam testimoninya, senapan buatan Amerika memang kalah secara kualitas jika dibandingkan dengan senapan Eropa. Itulah alasan mengapa Beeman mendatangkan senapan-senapan Eropa untuk memuaskan hasrat penembak dewasa yang haus akan kualitas.

Benjamin 397 PA milik saya.

Memiliki dan mempelajari senapan angin yang gaungnya masih dirasakan di tanah air saat ini selalu bisa memperkaya wawasan saya. Ada kekayaan pengetahuan mengenai keterampilan sang pembuat senapan dan dedikasi yang tertuang dari teknologi yang bertahan selama berabad-abad. Dan bukankah penembak jaman dahulu berhasil menjatuhkan banyak hewan buruan dengan senapan ini? Bahkan hanya dengan versi tiruan buatan pengrajin dalam negeri yang diinspirasi oleh model senapan Amerika ini?
Dari sekedar mencari informasi mengenai senapan ini, pencarian saya berubah menjadi suatu catatan panjang yang sayang untuk dilupakan. Dalam artikel ini saya akan memaparkan apa yang saya kumpulkan itu.


Antara Benjamin, Sheridan dan Crosman
Menghidupi segmen sejarah saat ini ikut membawa kita dalam suatu evolusi terus-menerus yang digerakkan oleh motivasi bisnis dan ekonomi. Evolusi yang membawa perubahan bagi peradaban manusia tidak terkecuali dalam dunia senapan angin semenjak evolusi industri tercetus. Hasrat manusia untuk menjatuhkan sasaran dari jarak jauh juga membawa minat bagi golongan pengusaha yang menginginkan laba darinya. Mengikuti perkembangan dunia senapan angin di Amerika Serikat mengungkapkan bagaimana hasrat menembak dan bisnis dapat berjalan beriringan walaupun tidak selalu akur.
Benjamin 392/7 adalah salah satu monumen dari perjalanan senapan angin Amerika itu. Melewati beberapa periode kepemilikan hak paten yang berkaitan dengan kepemilikan perusahaan dan masih terus eksis hingga saat ini. Membicarakan embrio dan perkembangan senapan ini membawa nama Benjamin, Sheridan dan Crosman ke dalam topik pencarian saya kali ini.
Dalam pencarian saya akan kisah di balik senapan angin ini, saya menemui beberapa senapan angin lain yang bersejarah dan sangat mungkin saling mempengaruhi dalam perkembangan desain senapan angin Benjamin 392/7 yang ada sekarang. Cuplikan cerita dan gambar-gambar ini mungkin akan memperkaya wawasan kita bersama. Terutama untuk mengerti berbagai macam tulisan (marking) yang tertera di badan senapan Benjamin 392/7 dari beberapa periode.

Benjamin Air Rifle Company (1902-1992)
Pada tahun 1902 Walter R. Benjamin mendirikan perusahan Benjamin Air Rifle Company. Perusahaan ini didirikan di kota St. Louis di negara bagian Missouri. Akar perusahaan ini adalah perusahaan yang didirikan sebelumnya oleh W. R. Benjamin sendiri pada tahun 1899 yang bernama St. Louis Air Rifle Company. Perusahaan ini diperbaharui setelah dibeli patennya oleh Benjamin setelah lama tidak aktif. St. Louis Air Rifle Company sebelumnya dikenal memproduksi beberapa senapan angin yang kurang laku di pasaran karena kecenderungannya yang mudah rusak dan bilamana sudah rusak menjadi sulit untuk diperbaiki.
Benjamin Air Rifle Company berproduksi di kota St. Louis pada tahun 1902-1904 dan pada tahun 1906-1986. Periode yang terlewat, pada tahun 1904-1906, produksi dilakukan di kota Granite City di negara bagian Illinois. Pabrik yang permanen belum dimiliki oleh perusahaan ini hingga tahun 1908 setelah perusahaan ini menjadi anak perusahaan dari Wissler Instrument Co. Suatu perusahaan yang bergerak di bidang produksi instrumen-instrumen pengukuran seperti kompas dan alat-alat survei lainnya.
Senapan keluaran Benjamin saat itu mengadopsi tenaga yang dihasilkan dari prinsip pneumatik. Berbeda dengan belahan dunia lain di Eropa yang mengadopsi sistem per dan piston, di Amerika senapan angin populer dengan tenaga penggerak yang dihasilkan dari pemuaian cepat udara yang sebelumnya dimampatkan melalui usaha pompa tangan. Berbeda dengan senapan uklik yang saat ini populer di Indonesia, senapan kala itu dipompa dengan gerakan maju mundur seperti memompa ban sepeda dengan pompa tangan dan larasnya tidak memiliki alur (smooth bore).

Benjamin Model "A", diperuntukkan untuk BB kaliber .175" sehingga larasnya tidak beralur. Untuk memompa senapan ini, tongkat kayu bertuliskan instruksinya harus dimasukkan ke dalam tabung pompa. Diambil dari http://bluebookofgunvalues.com/

Senapan angin yang ditenagai dengan mekanisme ini memang mengungguli senapan-senapan dari Eropa yang ditenagai oleh per secara kekuatan. Namun usaha yang dibutuhkan untuk mencapai kecepatan yang tinggi sangatlah melelahkan karena beban yang dirasakan saat memompa bertambah seiring jumlah pompaan yang ditambahkan. Hal ini tentunya menyulitkan bagi anak kecil atau wanita untuk secara aktif ikut menembak. Maka pada saat itu Benjamin mengembangkan senapan bertenaga gas CO2. Walaupun bukan yang pertama menemukan teknologi ini, namun dengan kejeliannya Benjamin mematenkan tabung CO2 sekali pakai (disposible) dan menjadi cikal bakal kapsul CO2 saat ini.

Benjamin Model 352. Kaliber .22" dengan silinder CO2 8 gram. Sudah menggunakan alur pada laras. Diproduksi pada rentang tahun 1956-1957. Diambil dari http://bluebookofgunvalues.com/

Keberhasilan Benjamin dalam inovasi dan pemasaran menjadikan perusahaan ini berjaya pada masa itu. Pada tahun 1977 perusahaan ini membeli perusahaan Sheridan Product. Perusahaan yang saat itu memproduksi senapan angin pneumatik premium namun berfokus hanya pada kaliber 5 mm. Setelah pembelian Sheridan Product, produksi Benjamin baru dipindahkan ke fasilitas produksi Sheridan yaitu di kota Racine di negara bagian Wisconsin pada tahun 1986-1994. Kedua perusahaan ini tetap berjalan sesuai dengan ciri khas produknya masing-masing. Penggabungan desain antara kedua perusahaan ini baru mulai terjadi pada tahun 1991 yaitu pada produk pistol angin. Produk hasil merger itu dipasarkan dengan memberi label Benjamin/Sheridan.
Pada tahun 1992 tepatnya pada bulan Februari, perusahaan Crosman membeli perusahaan merger Benjamin-Sheridan ini. Langkah strategis yang diambil Crosman saat itu adalah mengikuti taktik perusahaan Benjamin sebelumnya yang memberi label Benjamin/Sheridan pada produk pistol angin yang sudah berbagi desain antara kedua perusahaan tadi. Crosman memberi label Benjamin/Sheridan pada senapan CO2 pada periode 1993 hingga tahun 1998. Dan diikuti untuk produk senapan multipump menggunakan label yang sama pada tahun 1994 hingga tahun 1998.

Sheridan Product, Inc. (1945-1977)
Pada tahun 1945, berdirilah perusahaan The Sheridan Company of Racine, WI atas prakarsa E. H. Wackerhagen yang bekerja sama dengan kawan sesama pecinta senapan anginnya yang bernama Robert Kraus. Kraus adalah seorang ahli mekanik. Nama perusahaan ini diambil dari nama jalan di kota Racine negara bagian Wisconsin tempat garasi rumah yang menjadi bengkel kerja mereka berada. Usulan nama ini diberikan oleh Robert Beeman (saat ini dikenal sebagai Bapak Senapan Angin Amerika) yang kebetulan berteman dengan Kraus. Menurut pandangannya, nama Wackerhagen & Kraus bukanlah nama yang mudah diingat oleh kebanyakan warga Amerika saat itu. Dan mungkin pula saat itu menyebar stigma negatif yang luas akan sesuatu yang berbau Jerman paska perang dunia kedua. 
Tujuan dari perusahaan ini awalnya adalah untuk menyempurnakan dan memasarkan senapan keluaran Benjamin Air Rifle Company yang telah mereka kembangkan lebih lanjut. Motivasi mereka sangatlah mudah dimengerti bagi kita saat ini. Bagi kita semua yang memiliki kecintaan yang besar terhadap senapan angin dan kemampuan dalam bidang mekanik pastilah merasa gemas dengan senapan produksi massal yang tersedia saat ini. Ada keinginan kita untuk memodifikasi senapan yang saat ini telah beredar. Kala itu Wackerhagen dan Kraus membawa hasratnya lebih tinggi lagi ke tingkatan komersial. Ibarat rumah modifikasi Brabus pada mobil-mobil keluaran Mercedes Benz, mereka memperbaiki performa senapan Benjamin yang kala itu dianggap di bawah standar mereka.
Namun peningkatan kualitas dan kemampuan senapan angin Benjamin dalam kaliber .20" atau 5 mm saat itu membawa konsekwensi pada biaya produksi yang membengkak dan berdampak pada harga jual yang tinggi. Belum lagi ketersediaan mimis 5 mm yang terbatas dan hanya didominasi pabrikan ini. Terhitung ada empat produk yang mereka tawarkan berurutan yaitu Model A, Model B, Model C, dan Model F. Yang terakhir ini ditenagai oleh kapsul CO2. Kedua model pertama membukukan penjualan yang lesu.

Model A (Super Grade) dalam kaliber .20". Dapat mencapai kecepatan 700 fps. Diproduksi dalam rentang tahun 1947-1953. Diambil dari http://bluebookofgunvalues.com/

Sebagai kompetitor kala itu adalah Benjamin Model 317. Kaliber .177". Diproduksi tahun 1940-1969. Model ini yang kelak akan diteruskan oleh Benjamin 347. Pendahulu model 397. Diambil dari http://bluebookofgunvalues.com/

Namun nasib baik mulai berpihak setelah kelahiran Sheridan Model C pada tahun 1949 yang dipasarkan dalam dua varian yaitu Blue Streak (dibronir) dan Silver Streak (disepuh nikel). Senapan ini sangat dipuja dan dicari-cari oleh kolektor sehingga nilainya tetap tinggi sampai hari ini.
Nasib perusahaan ini kemudian dimiliki oleh Benjamin pada tahun 1977. Produksi Model C dan Model F tetap berlanjut di bawah kepemimpinan yang baru. Bahkan hingga saat ini di bawah kepemilikan Crosman yang membeli perusahaan Benjamin. Sampai sekitar tahun 2012 lalu di mana Crosman mengumumkan penghentian produksi senapan kaliber 5 mm yang menjadi akhir dari era Sheridan Model C9 dan menempatkan Sheridan Model C pada daftar senapan angin legendaris dan bernilai koleksi tinggi.

Crosman Arms Company (1923-Sekarang)
Cerita tentang Crosman membawa kita untuk mengenal satu sosok bernama William A. MacLean. MacLean adalah seorang sopir pribadi dari keluarga yang kaya raya. Selain bekerja sebagai sopir keluarga, MacLean juga memiliki kecintaan pada senapan angin dan memiliki usaha sampingan pembuatan mimis untuk senapan angin kaliber .22". Paska perang dunia pertama para pemilik senapan angin di Amerika, yang mendatangkannya dari Inggris, kesulitan mendapatkan pasokan mimis. Beberapa orang yang jeli melihat peluang usaha seperti MacLean menjadikan kesempatan ini menjadi sumber penghasilan. Usaha sampingan dan kecintaan MacLean terhadap senapan angin mendapatkan restu dan perhatian dari sang majikan yang bernama P. H. Murray.
Suatu ketika Murray membawakan senapan angin dari Eropa sebagai oleh-oleh untuk sopirnya yang dia tahu sangat menyukai senapan angin. Senapan yang dibawakan diduga adalah salah satu produk BSA sangat mengesankan hati MacLean saat itu karena akurasi yang sangat baik. Akurasi ini dihasilkan dari laras beralur. Saat itu senapan angin yang ada di Amerika tidak atau jarang memiliki alur pada larasnya karena memang seringnya diperuntukkan untuk menembak gotri (BB, Ball Bearing) maupun panah darts.
MacLean lalu memiliki ide untuk meningkatkan kekuatan senapan angin itu dengan mengadopsi sistem pneumatik multi pump yang saat itu sudah cukup populer di Amerika seperti milik Benjamin. Senapan per dari Eropa kala itu memang memiliki kelemahan di tenaganya yang lemah dan masih belum mampu menembus tembok kecepatan 600 fps di mana regulasi Eropa kala itu menetapkan batasan kecepatan bagi senapan angin.
Niatan dari MacLean untuk mewujudkan ide senapan angin hibrid-nya dan usaha pembuatan mimis yang telah berjalan, menarik insting bisnis dari salah satu anggota keluarga kaya-raya itu. Keluarga Crosman, di mana MacLean menjadi sopir pribadi keluarga itu, adalah keluarga dengan latar belakang kuat di bidang usaha pengadaan benih dan konstruksi berat. Salah satu anggota keluarga Crosman yang terikat secara tali perkawinan, bernama Phillip Y Hahn, bergabung untuk melahirkan perusahaan baru yang dinamakan The Crosman Brothers, Co. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan Crosman Brothers Seed Company yang bergerak di bidang penyediaan bibit tanaman pertanian. Pada tahun 1923 perusahaan ini berubah nama menjadi  Crosman Rifle Company lalu menjadi Crosman Arms Co pada tahun 1925. Perusahaan ini mengambil tempat di Rochester, New York, dekat dengan perusahaan induknya berada.


Model pertama Crosman. Tahun 1923-1924. Tersedia dalam kaliber .22". Memiliki alur pada laras dan pompa dengan pegangan bergaya pompa sepeda. Diambil dari http://bluebookofgunvalues.com/

Perjalanan perusahaan ini diisi dengan berbagai pergantian kepemilikan perusahaan. MacLean sendiri memiliki perusahaan ini hingga tahun 1940 di saat peristiwa The Great Depression berlangsung. Pada tahun itu perusahaan ini dibeli murah oleh Phillip Y, Hahn yang sebelumnya pada tahun 1930 berselisih paham dengan MacLean dan memutuskan keluar dari perkongsian.
Pada masa perang dunia kedua, di mana permintaan akan material kebutuhan perang sangat tinggi, industri senapan angin hampir dikatakan sulit untuk bertahan apalagi berkembang. Namun saat itu Crosman ketiban rejeki. Pada masa itu ada pesanan 2,000 pucuk senapan pneumatik datang dari OSS (Office of Strategic Service. Organisasi intelegensi pemerintah saat itu yang menjadi cikal-bakal CIA saat ini). Pesanan itu tidak diketahui peruntukkannya namun diduga digunakan untuk tugas penyamaran dan penyusupan oleh para agen OSS.
Hahn menggandeng insinyur dari Swiss, bernama Rudolf Merz. untuk memenuhi pesanan itu dan mereka berhasil. Pesanan itu menjadi awal kebangkitan perusahaan ini. Berkat efisiensi dan modal kapital yang kini bertambah kuat, dalam masa sesudah perang dunia, perusahaan ini berhasil mendominasi dunia menembak target jarak dekat berbudget murah.
Energi dan visi dari Hahn untuk mengembangkan pangsa pasar yang kala itu masih kecil tapi mulai berkembang membuatnya melakukan strategi-strategi bisnis yang sangat berdampak positif bagi kemajuan perusahaan ini. Fokus pada industri senapan angin murah dan kemampuannya di bidang penjualan semakin meningkatkan posisi perusahaan ini di tingkat nasional. Hahn juga yang menerapkan pusat perbaikan dan pelayanan pelanggan di penjuru negeri, mengadakan pelatihan mekanik, dan menyediakan suku cadang bagi semua produknya disertai harga perbaikan yang sudah baku. Crosman juga aktif berperan serta dalam program pengembangan kegiatan menembak yang dikelola oleh beberapa organisasi seperti American Legion, The National Rifle Association (NRA), dan berbagai organisasi sipil dan bersifat rekreasional lainnya.
Perjalanan sejarah berikutnya diisi dengan strategi bisnis untuk menaklukkan pesaingnya. Hal ini dimungkinkan karena pada tahun '50-an pertumbuhan perusahaan ini sangat signifikan dan telah didukung oleh jaringan retail besar saat itu seperti Sears & Roebuck, Co., Montgomery Ward, dan Western Auto. Pada masa itu produk Crosman diberi merk sesuai dengan rantai retail yang menjualnya. Saat itu produk yang dibuat untuk label Sears dan Ward dianggap memiliki kualitas tertinggi. Tradisi ketersediaan produk Crosman di jaringan retail besar masih dipelihara hingga saat ini dengan tersedianya produk Crosman di jaringan retail raksasa KMart dan Walmart sejak tahun '70an dan '80an. Namun saat ini semuanya diberi label Crosman tentunya.

Salah satu spesimen senapan Crosman yang diberi label Sears Roebuck and Co.

Salah satu akuisisi pertama yang dilakukan oleh Crosman terhadap pesaingnya adalah kepada Kessler Company. Kessler berkedudukan di Rochester, New York dan dikenal memproduksi senapan murah dengan mengorbankan kualitas. Awalnya Kessler berusaha membeli perusahaan Crosman namun usahanya kala itu tidak berhasil. Kessler secara kebetulan bangkrut dan alih-alih perusahaan itu dibeli oleh Crosman. Berbekal perlengkapan Kessler, terutama mesin pembuat popor berkecepatan tinggi, Crosman berhasil memperkuat bidang usahanya berkat efektifitas dan biaya produksi yang semakin murah.
Pada tahun 1966 Crosman melepaskan produk yang kelak menjadi produk senapan angin terlaris dan masih diproduksi hingga saat ini. Senapan angin pneumatik multi pump bernama Powermaster/Pumpmaster 760 yang hingga saat ini tercatat telah membukukan penjualan hingga 13 juta unit. Harganya murah hingga saat ini dan masih dipertahankan pada kisaran harga $ 27.95. Volume penjualannya itu menjadikan Powermaster/Pumpmaster 760 sebagai tulang punggung perusahaan ini.

Powermaster/Pumpmaster 760. Diambil dari http://www.nramuseum.org/guns/the-galleries/for-the-fun-of-it/case-48-airguns/crosman-powermaster-760-air-rifle.aspx.


Crosman dan pertumbuhan yang dibangunnya bak permata yang menarik hati bagi pebisnis di tingkat nasional. Berbagai kekuatan kapital nasional silih berganti memiliki perusahaan yang semakin kuat hingga saat ini. Salah satu yang paling berpengaruh pada perjalanan sejarah Crosman adalah pembelian oleh Coleman Company, Inc. pada tahun 1971. Coleman Company adalah perusahaan yang berfokus pada bidang perlengkapan outdoor. Dengan pembelian ini fasilitas produksi yang saat itu berjalan di Rochester dipindahkan 30 mil ke selatan di lokasinya sekarang di East Bloomfield, New York.
Pada Agustus 1990, Pexco Holdings, Inc. membeli 95% kepemilikan atas perusahaan Crosman. Dengan pembelian ini strategi jangka panjang baru ditetapkan. Strategi itu meliputi pengokohan posisi perusahaan ini sebagai produsen senapan angin kelas pemula (entry-level) dan pengembangan status dan jangkauan perusahaan ini sebagai produsen senapan angin bermutu berkelas internasional. Dengan kekuatan kapital yang segar, dilakukanlah akuisisi terhadap perusahaan pesaing untuk memperkuat posisi Crosman di tingkat nasional. Akuisisi ini dilakukan terhadap perusahaan pembuat kertas target Visible Impact Target Company (Juli 1991) dan terhadap gabungan dua perusahaan yang telah kita baca di atas, yaitu: Benjamin - Sheridan Corporation (Februari 1992).
Saat ini Crosman berhasil mengembangkan usahanya dengan berintikan pada tradisi produksi senapan angin yang bermutu dengan harga yang terjangkau. Crosman berfokus pada senapan angin pompa kelas pemula, sedangkan warisan nama Benjamin diberikan tempat yang mulia pada jajaran senapan angin PCP (pre-charge pneumatic) dan spring (nitro) piston terbarunya. Dan bagi nama Sheridan, paska diskontinyu model C, menjadi nama untuk produk-produk paintball yang dulu sempat digelutinya.
Berbagai produk sampingan juga dimiliki perusahaan ini meliputi perlengkapan kegiatan outdoor seperti tenda, aksesoris berkemah, juga kompor dan lampu gas bertekanan. Crosman juga bertindak sebagai distributor untuk produk-produk senapan angin terkenal dari belahan dunia Eropa seperti Umarex dan ikut mengembangkan divisi memanah (Crosman Archery) serta optik (CenterPoint Precision Optics).

Benjamin 39X yang Lestari
Benjamin 39X (392 dalam kaliber .22" dan 397 dalam kaliber .177") adalah model pengembangan dari model sebelumnya yang diberi nama Benjamin 34X. Benjamin 34X lahir dengan tiga varian berdasarkan laras yang dicangkokannya. Benjamin 340 untuk laras polos atau tidak beralur (smooth bore, untuk BB kaliber .175", diproduksi tahun 1969-1986), 342 untuk kaliber .22" (beralur, diproduksi tahun 1969-1992), dan 347 untuk kaliber .177" (beralur, diproduksi tahun 1969-1977). Senapan ini adalah senapan jenis pneumatik multi pump dengan mekanisme loading mimis di breech (kamar mimis), menggunakan bolt action (grendel) dan knock open hammer valve. Dalam kondisinya yang baik, pada versi senapan kaliber .177" dapat dipompa hingga 8X dan menghasilkan kecepatan hingga 700 fps menggunakan mimis ringan.

Benjamin 347 yang populer dengan nama "Benjamin Franklin". Suksesor model 317 dan pendahulu model 397. Seri awal memiliki popor depan yang berbentuk seperti gagang sapu warisan model 317. Ciri popor ini menyebabkan senapan itu populer dengan nama "Benyamin Gagang Sapu". 

Benjamin 39X lahir menggantikan seri 34X pada tahun 1992. Seri multi pump ini mewarisi sifat seri berikutnya yaitu single shot, breech loading, mekanisme bolt action dan knock open hammer valve. Beberapa varian di kaliber .22" meliputi:
- 392, multi pump, kecepatan hingga 700 fps dengan finishing hitam;
- 392S, sama seperti 392 namun dengan finishing nickel;
- 392G, menggunakan CO2, kecepatan hingga 500 fps, finishing hitam (1991-1998);
- 392GS, sama seperti 392S dengan finishing nickel (1991-1994);
Sedangkan untuk varian kaliber .177" meliputi:
- 397P, multi pump, kecepatan hingga 750 fps dengan finishing hitam (1992-1994);
- 397PA, sama seperti 397P diproduksi tahun 1995-1998;
- 397S, sama seperti 397P dengan finishing nickel (1992-1994);
- 397C, versi laras pendek dari 397P dengan finishing hitam (1992-1998);
- 397G, menggunakan CO2, kecepatan hingga 600 fps, finishing hitam (1991-1998);
- 397GS, sama seperti 397G dengan finishing nickel (1991-1994).
- 397, multi pump dengan desain popor, picu, dan pengaman picu baru, finishing hitam (1998-sekarang).

Marking pada Senapan yang Membingungkan
Seperti rangkuman di atas, terdapat peristiwa besar saat proyek Benjamin 39X ini digulirkan. Proyek Benjamin 39X ini sejatinya sudah dicanangkan sebelum kepemilikan Benjamin Sheridan diakuisisi oleh Crosman pada tahun 1992. Pada tahun 1991, Benjamin Sheridan 397 dan 392 versi G ataupun GS sudah mulai beredar di pasaran. Versi ini ditenagai oleh kapsul CO2. Kemunculan model ini diikuti oleh beredarnya model multi pump di tahun berikutnya dan tidak (banyak) terpengaruh oleh perubahan kepemilikan perusahaan. Bahkan setelah dimiliki Crosman, proyek Benjamin 39X dibiarkannya tanpa campur tangan hingga tahun 1994.
Untuk mengerti proses transisi dalam perusahaan ini baiklah kita mencermati produksi model 39X  dan membaginya menjadi 3 model. Yaitu:
  1. Model Benjamin (sering disebut juga Benjamin/Sheridan) pada tahun 1991-1994;
  2. Model Transisional, perpindahan pabrik ke East Bloomfield dengan membawa sisa-sisa komponen hasil dari pabrikan yang lama di Racine. Berlangsung pada tahun 1995-1998. Karena panjangnya periode ini dan bercampurnya komponen dari kedua pabrikan ini sehingga tampilan beberapa spesimen senapan tidak konsisten, periode ini sering dibagi lagi menjadi transisional awal (early transitional) dan transisional akhir (late transitional) dengan batasan waktu yang samar.
  3. Model Crosman. Tahun 1998 hingga sekarang.
Ciri khas yang melekat pada model era Benjamin terletak pada bodi senapan bagian tabung pompa. Di ujung tabung pompa dekat dengan engsel pompa. Jika pada versi P bagian ini polos, saat memasuki periode transisional pada seri PA maupun GA, terdapat marking seperti yang terlihat di bawah ini. Model dengan label P atau G saja adalah ciri sebelum era transisional terjadi. Produksi pada era Benjamin ini terbilang singkat yaitu hanya berlangsung pada tahun 1992-1994 (1991-1994 untuk senapan versi G/GS yang ditenagai CO2). Seperti diketahui Benjamin dan Sheridan berpusat di Racine, Wisconsin. Namun anehnya untuk mendapatkan manual, pemilik senapan seri PA diminta menghubungi kantornya yang berada di East Bloomfield, New York. Kita ketahui bersama bahwa alamat terakhir adalah tempat di mana markas besar Crosman berada.


Sisi kiri tabung pompa bagian depan yang tidak memiliki marking pada versi P/G. Terutama pada tahun-tahun awal.

[linked image]
Marking yang menandakan model transisional. Alamat East Bloomfield menjadi rumah baru dari Benjamin Sheridan. Diambil dari http://www.network54.com/Forum/575767/thread/1257142387/Rocker++Safety++Sheridan.


Pada bagian lain yaitu di sisi tangan kanan tabung pompa, berdekatan dengan letak nomor seri, pada model P terdapat tulisan BENJAMIN AIR RIFLE CO - RACINE WI. 53403 U.S.A di mana ini adalah identitas perusahaan Benjamin. Pada seri PA, terutama yang tahun-tahun akhir, marking ini sudah tidak ada (walaupun pada beberapa spesimen awal marking ini masih ada). Hal ini bertepatan dengan mulainya pemindahan fasilitas produksi ke pabrik Crosman di East Bloomfield, New York pada tahun 1994. Bahkan untuk menambahkan kebingungan, terdapat beberapa spesimen terutama dari seri P akhir yang sudah terdapat marking Bloomfield N. Y.

Marking pada seri P atau G masih menyertakan alamat di Racine, Wisconsin. Perhatikan juga kunci pengaman yang masih menggunakan model tarik-dorong di belakang tabung kompresi. Diambil dari http://www.gatewaytoairguns.org/GTA/index.php?topic=67329.0

[linked image]
Spesimen 397 P tahun 1994 dengan marking BENJAMIN - SHERIDAN BLOOMFIELD N.Y. Diambil dari http://www.network54.com/Forum/575767/thread/1257142387/Rocker++Safety++Sheridan.

Pada produksi era transisional, ditandai dengan penamaan seri PA, mulai terjadi sharing suku cadang dengan komponen yang dihasilkan di pabrikan yang baru. Itulah mengapa pada seri PA yang baru (late transitional) dibandingkan dengan yang lama (early transitional) bisa ditemukan perbedaan di sektor pelindung picu dan sistem pengaman senapan. Perbedaan lainnya adalah bahan baku kayu yang digunakan oleh senapan ini. Pada era Benjamin, kayu untuk popor masih menggunakan kayu American Walnut yang mulai jarang dan mahal. Pada era Crosman kelak, kayu ini akan digantikan oleh kayu keras lainnya dari Amerika. Maka pada era transisional ini sering tampak ketidaksesuaian antara corak serat dan warna popor depan dengan popor belakangnya.


Model late transitional dari seri PA. Pelindung picu dan sistem pengaman telah berubah namun masih menggunakan desain popor dan bahan kayu yang lama. Diambil dari http://www.gatewaytoairguns.org/GTA/index.php?topic=40507.0

Setelah era Benjamin lama berakhir dan sisa material produksi yang dihasilkan dari pabrik lama telah habis, maka berakhirlah periode dan model transisional di mana Crosman mulai mengambil alih desain model 392/7 ini dan memproduksi semuanya di pabriknya di East Bloomfield. Mulai saat itu model senapan ini dipasarkan tanpa tambahan keterangan P atau G lagi. Masa ini dimulai tahun 1998 yang ditandai dengan penggunaan desain popor baru yang diseragamkan dengan Model C milik Sheridan dan penggunaan pelindung trigger juga sistem pengaman baru yang mulai mengadopsi penggunaan plastik.

Model 392 dan 397 di periode Crosman.

Kualitas dari produksi era sebelum Crosman dianggap lebih superior dibandingkan era setelahnya. Bahan baku yang lebih premium pada era Crosman mulai digantikan dengan materi yang lebih murah. Hal ini untuk menyesuaikan dengan filosofi perusahaan dan target pasar yang dituju oleh Crosman. Memperhatikan detail yang ada dapat membantu para kolektor untuk menentukan nilai senapan yang mereka miliki.
Lalu bagaimana cara mengetahui tahun produksi senapan ini? Pada Model 39X ini sudah menganut sistem penomoran yang mudah untuk dimengerti. Perhatikan 3 digit pertama dari nomor seri senapan di mana digit nomor satu adalah bulan pembuatan dan digit nomor dua lalu tiga adalah tahun pembuatan.

[linked image]
Nomor seri ini sedikit membingungkan karena dimulai dengan angka 0. Namun dua digit berikutnya dapat dipahami bahwa senapan ini diproduksi pada tahun 1994. Dan memang sesuai periodenya karena senapan ini adalah seri 397 P yang berakhir pada tahun itu. Diambil dari http://www.network54.com/Forum/575767/thread/1257142387/Rocker++Safety++Sheridan.

Penutup
Benjamin 392/7 adalah suatu model senapan yang lahir dalam era perubahan besar dalam industri senapan angin Amerika Serikat. Era yang bercerita kepada kita tentang bagaimana suatu label besar dalam industri ini bisa ditelan oleh label lain yang lebih kuat. Benjamin 392/7 laksana monumen peristiwa ini. Monumen peringatan bahwa suatu hasrat besar untuk memproduksi produk bermutu dapat mendatangkan laba besar bagi sang pemilik hasrat, karena kualitas yang diciptakannya itu bisa mengundang minat para pebisnis untuk mendulang uang di dalamnya. Atau dalam cara pandang lain kisah Benjamin adalah suatu ajakan untuk memiliki suatu hal yang berharga, jikalau memang ada kesempatan. Karena mungkin semuanya tidak dapat berulang dengan cara dan bentuk yang sama suatu saat nanti. Tidak heran beberapa kolektor senapan angin memiliki model ini lebih dari satu.
Berikutnya saya akan mencoba mengulas senapan Benjamin 397 yang saya miliki. Semoga bermanfaat. Terbuka untuk pertanyaan dan masukan.
Poskan Komentar