Kamis, 07 Agustus 2014

Apakah Rifle Scope Saya Akurat?

Tidak terasa sudah 1 tahun blog ini bergulir. Telah banyak pengetahuan saya dapatkan dari dunia yang dahulu asing bagi saya dan rasanya akan terus bertambah walaupun akhir-akhir ini dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi. Bagaimanapun senapan angin telah mengisi hidup saya dengan keasyikan dan pertemanan baru. Terus mencatat dan membagikan apa yang saya miliki adalah harapan dan komitmen saya.

Pada posting kali ini saya ingin memraktikan apa yang saya dapati mengenai topik alat bidik. Dalam posting kali ini saya akan mencakup hal-hal di bawah ini:
- BSA Essential AR27X32 Air Rifle Scope
- Mengetahui akurasi rifle scope


BSA AR27X32 Air Rifle Scope yang asli.




Tentang BSA Essential AR27X32 Air Rifle Scope
Scope ini sendiri aslinya adalah scope yang didesain untuk memenuhi kebutuhan pengguna senapan angin di medan perburuan. Desain yang compact dan ringan, perbesaran yang cukup untuk kecepatan mendapatkan sasaran, fitur lensa obyektif yang dapat diatur (Adjustable Objective, AO atau parallax setting), serta ketahanan terhadap recoil, benturan ataupun embun adalah fitur-fitur yang dibutuhkan dan saya sukai dalam perburuan menggunakan senapan (per) berkekuatan besar.

Bertengger di atas Walther LGV Master dengan mounting sejuta umat Marcool two pieces rendah. Dengan OD tabung 26 mm, muat dengan mounting berdiameter 1".

Aslinya scope ini dihargai sekitar $ 70 (harga bervariasi dari berbagai situs). Saya mendapatkan scope ini di toko langganan saya "hanya" dengan harga Rp. 550,000 ditambah keraguan tentang keasliannya. Kita mengetahui bersama banyak sekali merk-merk besar di industri ini yang ditiru di Tiongkok dan diperjualbelikan dengan harga murah di negeri ini. Namun kali ini saya tidak peduli dengan masalah keaslian. Asalkan enak dipakai, fungsional, dan murah semoga bisa mengisi kekosongan di koleksi scope berburu saya sejak ditinggalkan scope Hawke Sport HD milik saya. Lagipula di negeri ini tidak ada jaringan purna jual yang melayani komplain scope impor yang mahal sekalipun. Dan memang scope ini tidak asli karena aslinya scope ini menggunakan reticle duplex bukannya mildot. Belum lagi beragam detail dan kelengkapan seperti kemasan yang tidak meyakinkan.
Secara umum paket ini dikemas dalam kemasan karton yang kurang mengundang selera. Paket disertai tutup lensa berulir yang saya kurang sukai karena alasan kepraktisan penggunaan di lapangan, kain pembersih lensa, kunci L, dan tentunya booklet manual seadanya.

Kemasan scope yang terkesan murah karena hanya terbuat dari sejenis karton tipis. Berbeda dengan aslinya.

Scope replika ini sendiri memiliki reticle mildot. Yang adalah nilai tambah tersendiri dibandingkan produk aslinya. Sesuai namanya, scope ini memiliki perbesaran 2 hingga 7X menggunakan lensa obyektif berdiameter 32 mm. Termasuk dalam keluarga BSA Essential, scope ini mewarisi fitur ketahanan recoil dan knob pengaturan windage dan elevation yang memudahkan penggunaan dengan dua jari. Knob ini terlindungi dalam tutup yang berulir.

Knob pengaturan windage dan elevation yang terlindung dalam tutup berulir. Di atasnya tertulis 1 click setara 1/4" yang akan saya uji keakuratannya.

Ketajaman pandangan menggunakan scope ini cukup jernih dan fokus reticle sangat baik pada jarak eye relief yang disarankan (3 inchi). Fokus didapatkan cukup cepat walaupun lapang pandang tidak terlalu luas karena ketebatasan diameter lensa obyektif. Secara umum saya menyukai fungsionalitas dan kompaknya desain scope ini walaupun ketajaman dan luas pandangan scope ini tidak sebaik Hawke Sport HD milik saya. Dengan berat 450 gram, scope ini tidak semakin menyiksa bobot keseluruhan senapan yang dijinjing.

Akurasi Rifle Scope
Menilai akurasi sebuah rifle scope berarti kita menilai bagaimana komponen pengaturannya bekerja dengan akurat. Dalam hal ini adalah bagaimana pengaturan windage dan elevation scope itu bekerja sesuai dengan fungsinya. Untuk menguji akurasi scope ini saya menggunakan Walther LGV Master dengan mimis Crosman Premier Heavy kemasan karton. Walaupun bukan pasangan terbaiknya, namun kombinasi keduanya sudah cukup untuk pengujian ini. Sebenarnya saya lebih menyukai kombinasi mimis Beeman Kodiak maupun RWS Supermag untuk senapan ini. Namun stok kedua mimis itu cukup terbatas kali ini.
Untuk menguji keakuratan knob pengaturan scope, saya menggunakan jarak 12 meter. Saya menggunakan jarak ini karena jarak ini  adalah jarak terjauh yang saya miliki untuk menembak di dalam ruangan. Menembak di dalam ruangan membantu saya meminimalkan pengaruh hembusan angin terhadap akurasi. Senapan ini sendiri sangat akurat untuk jarak ini menggunakan RWS Supermag dan dapat menghasilkan grouping nyaris satu titik. Senapan ini juga dipilih karena senapan ini adalah jenis senapan per yang memiliki recoil yang jinak untuk tenaga yang besar. Semoga scope ini bisa bertahan menghadapi recoil senapan ini sesuai dengan kodrat scope aslinya.
Untuk pemahaman terhadap metoda pengujian, silahkan perhatikan ilustrasi di bawah ini.


1. Untuk menguji akurasi pengaturan windage dan elevation scope kita memerlukan satu titik acuan saja. Dalam hal ini titik A adalah titik bidik yang akan dipergunakan selama pengujian. Titik A ini bisa saja adalah titik zero mimis yang kita gunakan, namun saya memilih untuk tidak benar-benar zero di titik bidik karena jika titik bidik telah ditutupi oleh lubang tumbukan, maka akan sulit bagi kita untuk menentukan titik bidik. Lakukan tembakan lebih dari satu untuk melihat pusat grouping berada.
2. Setelah grouping awal terbentuk maka geser knob elevation dan windage ke arah atas dan kiri (Langkah B). Karena jarak yang saya gunakan cukup dekat yaitu 12 meter dan 1 click hanya bernilai 1/4" maka saya harus memutar cukup jauh untuk mendapatkan jarak yang signifikan. Dalam percobaan ini saya gunakan 30 click ke atas dan ke kiri. Setelah knob turret diputar lakukan tembakan menggunakan titik bidik yang sama untuk membentuk grup yang kedua.
3. Putar kembali knob kali ini ke bawah ( langkah C) sebanyak dua kali jarak elevation yang pertama. Dalam hal ini saya gunakan putaran ke arah bawah sebanyak 60 click. Lakukan kembali tembakan dengan titik bidik yang sama. Kali ini grouping akan bergeser ke arah kiri bawah.
4. Putar lagi knob ke arah kanan (langkah D) sebanyak dua kali jarak windage pertama. Dalam hal ini saya memutar ke arah kanan sebanyak 60 click. Lakukan kembali tembakan dengan titik bidik yang sama. Grouping akan berada di kanan bawah.
5. Putar lagi knob ke arah atas (langkah E) sebanyak dua kali jarak elevation sebelumnya. Sekarang saya memutar ke atas sebanyak 60 click. Lakukan tembakan dengan titik bidik yang sama. Grouping akan berpindah ke kanan atas.
6. Untuk langkah terakhir (langkah F) windage dan elevation akan dikembalikan lagi ke posisi awal. Knob windage diputar 30 click ke arah kiri dan knob elevation diputar 30 click ke arah bawah. Pada tembakan dengan titik bidik yang sama akan didapatkan grouping jatuh pada posisi awal.

Penilaian Akurasi Rifle Scope
Dengan metoda pengukuran ini kita akan mendapatkan data yang berharga. Yaitu:
1. Pada scope yang akurat, langkah terakhir akan menempatkan mimis pada posisi yang sama pada grouping awal.
2. Scope dengan pengaturan yang akurat akan membentuk suatu bidang persegi dengan ke-empat sudutnya dibentuk oleh grouping lubang tumbukan mimis.
3. Scope yang baik terdapat kesesuaian antara jumlah click dengan pergeseran titik tumbuk yang didapatkan. Dalam hal ini panjang sisi persegi sesuai dengan perhitungan jarak berdasarkan klaim click yang tertulis.

Mari kita analisis bersama data yang saya dapatkan. Di bawah ini gambar dari hasil tembakan saya hari itu. Perbesaran yang saya gunakan sebesar 7X. Maksudnya untuk benar-benar melihat potensi ketahanan scope ini terhadap hentakan senapan. Sejauh ini scope ini sudah bertahan melewati 500 butir mimis.

Grouping yang tidak fenomenal hari itu. Hasil grouping tampak persegi dan grouping terakhir jatuh kembali di pusat bidang persegi. Abaikan grouping pada pukul 9 yang disebabkan karena keraguan saya terhadap cukupnya jumlah click.

Perbesaran saya atur pada kekuatan maksimal yaitu 7X.

Dari pengujian saya hari itu saya dapatkan grouping terakhir tepat jatuh pada tempat yang sama pada grouping awal. Hal ini menunjukan bahwa pengaturan scope ini akurat. Berikutnya panjang ke-empat sisinya sama yang mana hal ini menandakan setiap click pada scope ini akurat dan presisi. Untuk menentukan apakah langkah click scope ini sesuai dengan klaimnya yang mencakup 1/4" untuk setiap click maka diperlukan perhitungan seperti di bawah ini:

Untuk click yang diklaim memiliki 1/4" berarti menunjukkan scope ini memberi pergeseran sejauh 1/4 inchi (0.250 inchi) pada jarak 100 yard. Bedakan dengan penggunaan istilah 1/4 MOA yang berarti menunjukkan 0.263 inchi pada jarak 100 yard. 
Konsep MOA sendiri akan saya bahas pada lain kesempatan.
Untuk menyesuaikan dengan satuan metric yang familiar bagi kita maka 1/4" pada jarak 100 yard menjadi 0.635 cm dalam 100 yard.
Diketahui jarak yang saya gunakan adalah 12 meter, maka konversi jarak antar click pada jarak tembak yang saya gunakan:
12 meter = 13.1234 yard
1 click pada jarak 12 meter
13.1234 yard/100 yard X 0.635 cm = 0.0833 cm/click
Jika saya memutar knob sebanyak 60 click untuk setiap sudut, maka panjang sisi yang saya dapatkan:
0.0833 cm X 60 click = ~5 cm

Dan hasil yang saya dapatkan dari pengukuran panjang sisi persegi adalah tepat 5 cm. Voila! Sungguh mencengangkan untuk sebuah scope replika yang tidak diketahui asal-usulnya.

Panjang sisi persegi tepat 5 cm. Suatu kejutan dan di luar dugaan menjadi nilai tambah yang sangat memuaskan dari suatu barang replika.

Kesimpulan dan Penutup
Scope yang saya miliki dan uji memang suatu replika dari suatu scope yang memilik fitur yang mencukupi untuk kebutuhan berburu menggunakan senapan per. Namun scope ini masih memiliki kualitas dan akurasi yang dapat dihandalkan. Saya tidak berusaha memromosikan suatu produk yang tidak jelas asal-usulnya karena sama saja seperti mengajak anda untuk membeli kucing dalam karung.
Suatu scope dapat diuji keakuratan kerjanya dengan menggunakan kombinasi senapan angin dan mimis yang akurat dan metoda pengujian yang terukur.
Semoga bermanfaat. Terbuka untuk masukan dan pertanyaan.


Posting Komentar